Setelah Mengetahui Gejala Tipes, Apa yang Perlu Dilakukan Untuk Mengatasi Tipes?


Penyakit apapun, tentu membuat penderitanya menjadi tidak nyaman. Terlebih tifus atau tipes yang tidak jarang membuat penderitanya harus istirahat total dari semua aktivitas. Sebelum mencari cara untuk mengatasi, ada baiknya Anda mengenal gejala tipes dari penyakit pencernaan satu ini. Berikut gejala tifus pada umumnya.

1. Terserang demam tinggi antara 39-40 derajat celcius dengan suhu yang terus meningkat dari sore sampai malam hari.

2. Tubuh penderita menggigil.

3. Denyut jantung lemah (bradycardia).

4. Badan juga turut menjadi lemah.

5. Menderita sakit kepala yang keterlaluan di malam hari, terutama di area belakang kepala.

6. Nafsu makan menurun bahkan tidak sama sekali

7. Konstipasi, terkadang juga bisa diare.

8. Sakit perut


Penanganan harus segera dilakukan. Jika tidak, dikhawatirkan dapat memicu terjadinya komplikasi, seperti pendarahan pada tubuh bagian dalam. Risiko komplikasi juga akan berkembang menjadi membahayakan nyawa jika situasi tersebut tidak segera mendapat penanganan dengan baik.

Untuk mengatasinya, pengobatan di rumah atau di rumah sakit bergantung pada tingkat keparahan yang dialami. Jika masih pada stadium awal, maka perawatan bisa dilakukan di rumah dengan pemberian antibiotik selama 1-2 minggu.

Antibiotik yang biasa digunakan adalah Chloramphenicol (Chloromycetin), Amoxicillin (Trimox, Amoxil, Biomox), Ciprofloxacin (Cipro), Azithromycin (Zithromax), Ceftriaxone (Rocephin), Cefoperazone (Cefobid), Ofloxacin (Floxin), Levofloxacin (Levaquin), Ciprofloxacin, dan Aztreonam.

Selain melakukan pengobatan dengan antibiotik untuk membunuh bakteri penyebab tifus, Anda juga harus menunjang proses penyembuhan itu dengan cukup istirahat, teratur makan (dalam kadar yang lebih sedikit tetapi sesering mungkin), minum banyak air putih, dan mencuci tangan dengan teratuur dengan sabun untuk mengurangi risiko penyebaran penyakit tipes.

Beberapa orang yang telah pulih sudah tidak menunjukkan gejala-gejala tipes, namun dapat tetap mengidap bakteri Salmonella typhosa dalam saluran usus selama bertahun-tahun.  Jika hal ini terjadi, maka orang tersebut bisa saja menulari orang lain penyakit tipes tanpa disengaja.

Beberapa bahan alami juga dapat dimanfaatkan sebagai obat untuk penyakit tipes. Berikut beberapa bahan tersebut. 


Mentimun 

Selain bermanfaat sebagai lalapan, mentimun rupanya dapat dimanfaatkan sebagai obat tipes. Caranya mudah, ambil 2 buah mentimun, kemudian parut dan peras hingga didapatkan sarinya. Minum sari mentimun ini dalam 3 kali sehari sampai keadaan membaik. 

Sawo 

Bukan hanya untuk obat diare, sawo juga bisa digunakan untuk obat tipes alami. Caranya, siapkan 3 buah sawo, tapi yang muda ya, kemudian parut dan ambil sarinya. Minumlah sebanyak 3 kali sehari untuk orang dewasa, dan 1 kali sehari untuk anak-anak. 

Cuka apel 

Sudah lazim diketahui bahwa bahan alami ini banyak manfaatnya. Cara memanfaatkan cuka apel untuk tipes adalah siapkan ½ sendok teh cuka apel campurkan dengan sedikit madu dan air. Ramuan ini diminum sebelum makan.

Itu dia informasi mengenai cara mengatasi tipes, sekaligus beberapa bahan alami yang dapat dijadikan alternatif obat tipes. Tipes bisa ditangani dengan baik dan memungkinkan pasien tipes dapat sembuh jika penanganan medis telah dilakukan sejak awal, jadi pastikan Anda juga peka terhadap gejala tipes yang muncul pada diri Anda.

Tidak ada komentar